Sabtu, 30 September 2017

good theory

assalamualaikum wr wb.
hy guys.. how are you? i hope we are all  fine
now i will share a theory about sociocultural, this theory is  one of the theories of communication
happy reading guys

Teori Sosiokultural
Sebagai makhluk hidup kita tentunya akan berinteraksi satu sama lain. Manusia adalah makhluk sosial yang tak bisa hidup tanpa makhluk lain. Dalam hal ini komunikasi menjadi suatu aspek penting bagi kelangsungan hidup manusia. Melakukan apapun, dimana pun dan kapan pun kita akan berkomunikasi. 
Dalam teori komunikasi sosiokultural ini dijelaskan bahwa komunikasi terjalin akibat pengaruh realitas sosial. Dimana dari komunikasi yang dilakukan orang akan saling berhubungan, berbicara, beraktivitas, dan kemudian menciptakan suatu kebiasaan. Kebiasaan tersebut selanjutnya menjadi budaya di kalangan masyarakat itu sendiri.
Teori ini menjelaskan bagaimana individu mampu memahami bahwa mereka bukanlah seseorang saja, melainkan satu kesatuan dengan individu lain yang tersatukan dengan berbagai perbedaan-perbedaan yang tersusun melalui realitas sosial.
Edward Sapir dan Benjamin Lee Whorfdari University of Chicago adalah pelopor tradisi sosio-kultural. Dalam hipotesis penelitian mereka, linguistik adalah bagian dari struktur bentuk bahasa budaya yang berdasarkan apa yang orang pikirkan dan lakukan. Dunia nyata terlalu luas dan secara tidak sadar terbentuk pada bahasa kebiasaan (habits) dari kelompok. Teori linguistik ini berlawanan dengan asumsi bahwa semua bahasa itu sama dan kata hanya sarana netral untuk membawa makna. Bahasa sebenarnya adalah struktur dari persepsi kita akan realitas. Teori dalam tradisi ini mengklaim bahwa komunikasi adalah hasil produksi, memelihara, memperbaiki dan perubahan dari realitas. Dalam hal ini, tradisi sosio-kultural menawarkan membantu dalam menjembatani jurang pemisah budaya antara “kita” dan “mereka”.
Ada lima konsep tentang diri sendiri, yaitu :
  1. Interaksionisme Simbolis
            Merupakan sebuah cara berpikir mengenai pikiran, diri sendiri, dan masyarkat. Interaksionisme simbolis mengajarkan bahwa manusia berinteraksi satu sama lain sepanjang waktu, mereka berbagi pengertian untuk istilah istilah dan tindakan –tindakan tertentu dan memahami kejadian-kejadian dalam cara-cara tertentu pula.
  1. Pembentukan sosial mengenai diri sendiri
            Merupakan gagasan bahwa diri sendiri tersusun oleh sebuah teori pribadi yang memengaruhi bagaimana kita mendekati dunia. Rom Harre adalah salah seorang ilmuwan sosial yang mengemukakan tentang teori seseorang dan diri sendiri. Teori ini adalah gagasan bahwa diri sendiri tersusun oleh sebuah teori pribadi yang memengaruhi bagaimana kita mendekati dunia.Haree mengungkapkan konsep”diri sendiri” dengan tiga elemen yang membentuknya yaitu kesadaran, perantara, dan perjalanan hidup.Kesadaran berarti memiliki kemampuan”untuk melakukan objektifitas” terhadap diri anda sendiri.Kesadaran merupakan dimensi diri sendiri yang sangat berhubungan dengan keadaan saat ini, karena  kita menyadari kita bergerak melalui ruang dan waktu, kita menggunakan persepsi, pengalaman, dan interaksi kita untuk menjalani tempat kita dunia. Perjalanan hidup terdiri atas ingatan, kenangan, keyakinan atau pemahaman mengenai apa yang terjadi di masa laluyeng terbiasa menafsirkan pengalaman—pengalaman saat ini dan masa depan.Kemudian perantara dimensi ketiga tentang  diri sendiri dan lebih berhubungan dengan kejadian di masa depan.
Harre juga memberikan sebuah hubungan  tentang diri sendiri yaitu kepribadian—-Teori Harre tentang kepribadian juga mengandung sebuah susunan dimensi yang membedakan cara-cara diri sendiri di susun dan di hadirkan.Harre menggambarkan dimensi-dimensi kepribadian adalah penampilan, realisasi,dan perantara. Penampilan merujuk pada apakah sebuah aspek pada diri sendiri di tampilkan secara umum atau tetap dianggap sebagai sesuatu yang bersifat pribadi.Realisasi sumber adalah tingkatan di mana karakteristik diri di yakini berasal darri dalam individu atau dari kelompok di mana diri sendiri menjadi sebuah bagian. Perantara merupakan tingkatan kekuatan aktif yang melekat pada diri sendiri.elemen-elemen aktif seperti berbicara, mengendarai, elemen-elemen pasif : mendengarkan
  1. Pembentukan sosial mengenai emosi
            Emosi merupakan konsep-konsep yang tersusun, seperti aspek lain dari pengalaman manusia karena mereka ditentukan oleh bahasa local dan atau tata susunan moral dari kebudayaan atau kelompok sosial.
  1. Pembawaan diri
            Erving Goffman yang mengemukakan tentang teori pembawaan diri, yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri, apa yang harus dikatakan, dan bagaimana harusnya anda bertindak.
Goofman mengartikan permbawaan diri adalah pengelolaan kesan.Dalam hubungannya dengan pelaku komunikasi yaitu pelaku komunikasi merupakan perwakilan diri, bergantung pada cara-cara ketika diri di hadirkan dalam banyak situasi yang dihadapi dalam kehidupan.
  1. Teori Komunikasi mengenai Identitas
            Identitas diri yaitu susunan gambaran diri anda sebagai seseorang. Dalam budaya yunani, identitas di pahami sebagai sesuatu yang bersifat pribadi dan seseorang melihat diri bertentangan atau berbeda dengan identitas yang lain.
Menurut Michael Hecht dan koleganya, teori komunikasi tentang identitas tergabunglah konsep individu, komunal , public. Menurut teori tersebut identitas merupakan penghubung utama antara individu dan masyarakat serta komunikasi merupakan  mata rantai yang memperbolehkan hubungan ini terjadi. Identitas adalah “kode” yang mendefinisikan keanggotaan dalam komunitas yang beragam___kode-kode yang terdiri dari symbol-simbol seperti bentuk pakaian, dan kepemilikan , dan kata-kata seprti deskripsi diri atau benda yang biasanya anda katakan dan makna yang  anda dan orang lain hubungkan terhadap benda-benda tersebut.

Okeh guys.. sekian dulu
See you next time

Daftar pustaka
West,Richard and Lynn H.Turner. 2010. Introducing Communication Theory. New York: McGraw Hill
Karen A. Foss All , Stephen W. Littlejohn , Teori Komunikasi: Theories of Human Communication, ,
Stephen W. Littlejohn and Karen A. Foss All, Teori Komunikasi: Theories of Human CommunicationI,
https://dianamonash.wordpress.com/makalah/teori-teori/sosiokultural/




Tidak ada komentar:

Posting Komentar